Kamis, 10 September 2015

Pelatihan Penanggulangan Narkoba Kepada Anggota Satgas Anti Narkoba

Pelatihan Penanggulangan Narkoba Kepada Anggota Satgas Anti  Narkoba Di Lingkungan Masyarakat Desa Dan Kelurahan Di Tingkat Desa Se-Kecamatan Cerme Kab. Gresik Tahun 2015

Rabu, 09 September 2015

Aksi Sekolah Bersih Narkoba 2015

Oran tua harus lebih memperhatikan anak baru gede(ABG). Terutama mewaspadai penggunaan narkoba. merujuk data Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK) Gresik, jumlah pengguna narkoba di kalangan pelajar cukup banyak.
Kepala BNNK gresik AKBP agustianto menyebutkan bahwa selama delapan bulan pada 2015, pihaknya telah merehabilitasi 170 pecandu narkoba. Sebanyak 62 di antaranya pelajar. "Mereka adalah korban. yang mereka konsumsi bukan narkoba jenis high class,' ujarnya dalam acara Aksi Sekolah Bersih Narkoba di Gelanggang olahraga (GOR) Tridharma Petrokimia Gresik Sabtu lalu(5/9).
Narkoba high class versi Agustianto adalah jenis sabu-sabu dan ineks. BAik yang berbentuk permen lolipo maupun kue. "Yang di konsumsi pelajar di gresik berjenis pil koplo," kata perwiradengan dua melati di pundaknya itu.
Untuk mendapatkan pil dobel L tersebut,jelas Agustianto,pelajar SMP maupun SMA membelinya secara urunan. Sebab, satu paket berisi sepuluh butir dengan harga Rp 65 ribu . " Belum kami temukan siswa SD yang mengonsumsi narkoba,"katanya.
Meski demikian , BNNK miris melihat realitas yang terjsai di kota Giri. Fenomena itu menunjukkan bahw para pengedar sangat masif meracuni anak usia emas.
Menurut dia,masih banyak orang tua yang memilih diam daripada melapor ke BNNK. Selain itu, ada orang tua yang tidak mengetahui anak-anaknya sudh kecanduan narkoba.
Agustianto meminta guru dan orang tua berperan aktif demi menyelamatkan dan menekan peredaran narkoba di kalangan pelajar. Selain itu, orang tua atau guru yang yang mengetahui siswa kecanduan narkoba harus melapor ke BNNK. " Semua pelajar yang terindikasi mengonsumsi narkoba sudah dikirim untuk menjalani rehabilitasi. Sebab, orang tua mereka yang melaporkan," ucapnya.
BNNK juga melakukan beberapa upaya untuk menghadang peredaran narkoba di kalangan pelajar. Antara lain, mengadakan lomba Aksi Sekolah Bersih Narkoba.
Lomba jenjang SMP Negeri itu di ikuti 16 sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung sejak Juni lalu. Sabtu (5/9) BNNK mengumumkan hasil lomba yel-yel anti narkoba yang di hadiri Wakil Bupati Moh. Qosim, wakapolres Gresik Kompol Mardiana, Kasiintel Kodim 0817Gresik Kapt Imf Muhammad Nurul Qomar, Kasiintel Kejari Gresik Lutchas Rohman , dan Manajer Humas Petrokimia Gresik Yusuf wibisono.
Pengumuman hasil lomba berlangsung heboh. Sebab, semua peserta membawa suporter masing-masing ketika menampilkan yel-yel antinarkoba. Hasilnya SMP Negeri 1 Kebomas menjadi yang terbaik. Kemudian, posisi kedua dan ketiga SMP Negeri 2 Gresik dan SMP Negeri 1 Manyar.
Moh Qosim menapresiasi langka BNNK Gresik mengadakan Aksi Sekolah Bersih Narkoba . "Generasi emas harus di selamatkan . Kesuksesan bisa di raih tanpa narkoba," ungkap Qosim.



Rabu, 02 September 2015

BNNK Gresik Gandeng Kejaksaan Negeri Dalam P4GN


 BNNK GRESIK,(6/8/15)- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (CEMAS) menggelar kegiatan pemberdayaan di lingkungan lembaga pemerintah dengan tema “Peran Lembaga Pemerintah Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)” selain itu BNNK Gresik juga mengadakan kegiatan tes urin, yang bertempat di Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik. Kegiatan ini sebagai bentuk advokasi BNN terhadap lembaga pemerintah dalam upaya P4GN guna membentengi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan instansi pemerintah terbebas dari masalah narkoba, mengingat keteladanan para ASN dipertaruhkan di masyarakat, apabila salah satu pimpinan atau pegawai terlibat narkoba maka akan mencoreng nama lembaga serta dapat memperburuk kinerja yang pada akhirnya preseden buruk juga dimata masyarakat. Dengan adanya acara ini di harapkan Kejak
saan  Negeri harus bisa menjadi teladan terhadap aparatur lainnya dan dapat bersinergi membantu program pemerintah dalam upaya P4GN di lingkungan instansi pemerintah.





Kamis, 06 Agustus 2015

Ketika Bikers Deklarasikan Anti narkoba Di Gresik 'Koncone jenderal' Inipun Rela dites Urine

Ratusan Bikers yang tergabung dalam komunitas pecinta Adventure Trail yang menamakan kelompoknya sebagai Konjen alias Koncone Jenderal yang pelopori AKBP Anom Wibowo,mendeklarasikan anti narkoba.
DENGAN membubuhkan tanda tangan ,mereka juga secara acak test urine guna memastikan tidak adanya narkoba menyusup para pecinta motor trail itu. Puluhan sample urine para bikers dinyatakan bebas narkoba oleh tim BNN Kabupaten Gresik.
Namun, ratusan bikers dari beberapa wilayah Jawa Timur itu diminta lebih aktif dalam menyampaikan pesan bahaya narkoba. Kesukaan mereka mengendarai motornya di himbau juga dapat menyisipkan kampanye anti narkoba tersebut ke masyarakat. Menurut kepala BNNK Gresik, AKBP Agustianto,SH mmengatakan langkah seperti itu dirasa efektif guna menjelaskan bahaya narkoba ke masyarakat. Pasalnya, bikers di kenal kerap berkeliling mengendarai motornya dan tampak terlihat oleh masyarakat.
"Kalau setiap mengendarai motor saat berkeliling membawa pesan nahaya narkoba melalui atributnya, tentu akan cepat di pahami. Semua tergantung kepedulian dan komitmen bikers masih dinilai negatif dalam pergaulan dan salah satunya terlibat narkoba, maupun minuman keras," kata AKBP Agustianto,SH alampidato deklarasi anti narkoba di depan ratusan bikers(27/6/15).
Di tambahkan Agustianto,bahwa anggapan tersebut akan berubah bila bikers melakukan kreatifitas dan berperan dalam menanggulangi narkoba. Di contohkan tahun ini Kabupaten Gresik mngalami peningkatan dalam pengiriman pasien rehabilitasi,di banding tahun sebelumnya.
pengguna yang masuk data rehabilitasi bi BNN Kabupatn Gresik enam bulan terakhir ada 60 orang,yang terdiri dari kalangan pelajar smp,sma dan masyarakatumum. Sedangkan untuk tahun sebelumnya, pihaknya hanya mengirim 16 orang pada tahun 2014.
Hal senada juga di sampaikan oleh AKBP Anom Wibowo Wakil Direktur DitreskrimPolda Jatim. Bikers dapat menjadi teladan bagi kalangan komunitas lainnya bila memberikan contoh yang baik sperti peduli akan bahaya narkoba. Dirinya menegaskan, penanggulangan narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama.