Rabu, 28 Oktober 2015
Jumat, 23 Oktober 2015
Minggu, 11 Oktober 2015
Selasa, 29 September 2015
BNNK Gresik Bidik Buruh untuk Tes Urine
GRESIK – Pencegahan terdahap pengedaran dan kecanduan barang terlarang jenis narkoba dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik terhadap karyawan dan staf PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI), Jl Kapten Darmo Sugondo, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Senin (28/9/2015).
“Untuk mendukung Kabupaten Gresik bebas narkoba kita lakukan tes urine kepada karyawan, staf dan General Manager (GM) Wilmar,” kata Kepala BNNK Gresik, AKBP Agustianto, usai kegiatan.
Dari tes urine yang dijadwalkan secara mendadak tidak ditemukan karyawan yang positif mengonsumsi narkoba.
"Secara bergantian dan secara acak akan dilakukan tes urine di beberapa perusahaan," katanya.
Seluruh karyawan Wilmar sangat antusias mengikuti tes urine tersebut, meski sebelumnya mereka tidak diberi tahu.
"Kita sebagai perusahaan peduli dengan kondisi lingkungan dan masyarakat, juga sangat mendukung program Bebas Narkoba dengan cara tes urine kepada karyawan. Tes urine melibatkan 50 karyawan secara acak di beberapa bagian," kata Humas PT WNI, Wahib Abdillah.Surya
Rabu, 23 September 2015
Pembinaan Karang Taruna Sebagai Anggota Satgas Anti Narkoba Di Lingkungan Masyarakat Desa/Kelurahan Se Kecamatan Gresik
Untuk itu, BNNK Gresik membuat sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Yang sedang hangat sekarang ini adalah pembentukan Satgas Antinarkoba di sekolah, di Desa-Desa/Kelurahan, di Instansi Pemerintah dan Satgas Antinarkoba di lingkungan perusahaan atau pabrik.
Sementara untuk Satgas Antinarkoba di kelurahan atau desa, sudah dimulai. Saat ini, sudah terbentuk Satgas di wilayah Kecamatan Gresik. Satgasnya diambil dari karang taruna kelurahan setempat. Selain diberi materi-materi menjadi konselor, juga di rencanakan bakal ada fasilitas-fasilitas lain, termasuk posko dan sebagainya.
Sementara untuk pembentukan Satgas di perusahaan atau pabrik, masih dalam tahap persiapan. Direncanakan, satgas dibentuk di perusahaan atau pabrik-pabrik yang rawan penyalahgunaan narkoba. Khusnya di kawasan industri Gresik dan seluruh pabrik-pabrik yang ada di daerah Kabupaten Gresik.
"Selain satgas antinarkoba, BNNK Gresik juga menggandeng komunitas-komunitas untuk mencegah peredaran narkoba. Seperti yang sudah pernah di laksanakan sebelumnya bersama bikers yang tergabung dalam komunitas pecinta adventure trail".
Selasa, 22 September 2015
Sosialisasi Pencegahan dan Dampak Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda
Usia remaja adalah usia yang paling rawan karena pada usia tersebut remaja cenderung masih labil dan mudah terpengaruh oleh lingkungan. Remaja umumnya memiliki rasa ingin tahu yang besar sehingga menyebabkan remaja tergoda untuk menggunakan narkoba. Oleh sebab itu pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba penting untuk disosialisasikan pada remaja khususnya Sekolah Menengah Pertama (SMP).Drs.Toha Machsun.M.Pd.i selaku penyuluh dalam paparannya menyatakan, “Penyalahgunaan narkoba adalah tindakan yang sangat merugikan, selain berdampak buruk pada kesehatan, penyalahgunaan narkoba merupakan perbuatan yang merugikan secara ekonomi, tercela di mata masyarakat, dapat dihukum, serta menimbulkan ketergantungan fisik dan mental”.
Dalam penjelasannya lebih lanjut Drs.Toha Machsun menjelaskan bahwa penyalahguna pengguna narkoba tidak dipenjara melainkan direhabilitasi oleh BNN. Untuk dapat di rehabilitasi, dia menyarankan pecandu dan juga keluarga untuk melaporkan kepada Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Hal itu sudah sesuai dengan amanat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dimana pecandu narkoba wajib menjalani rehabilitasi medis maupun sosial.
Peserta penyuluhan terlihat sangat antusias mengikuti penyuluhan tersebut. Pihak guru pun menyarankan untuk melakukan kegiatan serupa karena sangat berguna untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada remaja. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memahami mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dan melakukan pencegahan dimulai dari diri mereka sendiri.
Kegiatan tersebut ditutup dengan ajakan agar siswa ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Langganan:
Postingan (Atom)
